Updates from April, 2008 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • pojokinet 1:29 pm on April 27, 2008 Permalink | Balas  

    Lebih Murah Telkomsel pilih LTE 

    SdBogor – Telkomsel memutuskan untuk menggunakan teknologi Long Term Evolution (LTE) ketimbang Wimax sebagai roadmap koneksi internet broadband ke depan.

    Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel Syarief Syarial Ahmad mengatakan, pihaknya tidak jadi menggunakan Wimax karena Telkomsel menggunakan teknologi GSM, dan LTE lah yang dinilai paling cocok.

    “Sementara yang menggunakan Wimax hanya Telkom sebagai backhaul, lagi pula Wimax masih lemah dalam hal standarisasi,” ujarnya dalam jumpa pers yang berlangsung di Novotel Bogor, akhir pekan ini.

    Vice President Technology and Business Incubations Telkomsel Joseph Garo menambahkan, kelemahan Wimax ada di standarisasi perangkat yang tidak terlalu matang.

    Hal inilah, lanjut Joseph, yang akan berdampak pada pengembangan perangkat. “Sementara kalau kita pakai LTE kita hanya tinggal mengembangkan teknologi yang sebelumnya (GSM). Jadi investasinya akan jauh lebih murah. Bahkan investasi LTE akan lebih murah ketimbang Wimax,” jelasnya.

    Namun untuk bisa mengimplementasikan LTE, Syarief mengungkapkan, sebagai tahap awal Telkomsel membutuhkan tambahan frekuensi minimal 10 MHz.

    Mereka pun akan meminta tambahan tersebut pada 2009 mendatang. “Dengan alokasi dana diambil dari anggaran belanja 2009,” imbuh Syarief, tanpa mau menyebut berapa besar anggaran yang disiapkan.

    Tetapi sebagai alternatif, Telkomsel bakal mendayagunakan ulang frekuensi yang telah dimiliki. Telkomsel saat ini cuma punya frekuensi 5 MHz untuk 3G di rentang pita 1900 MHz. Sementara untuk tambahan, Telkomsel butuh menjadi 10 MHz.

    “Kalau kami tidak mendapat frekuensi tambahan, maka kami akan menggunakan frekuensi GSM kami yang sebelumnya di 900 Mhz,” imbuh Joseph.

    Menurut rencana, Telkomsel akan melakukan uji coba di Jakarta pada pertengahan tahun ini. “Mudah-mudahan kita sudah bisa mengimplemenasikan LTE pada 2010,” tandas Syarief.

    Berita ini dikutip dari wadah berita online detik.com

    Iklan
     
  • pojokinet 12:36 pm on April 26, 2008 Permalink | Balas  

    Mau Tahu Antivirus Paling Aman ? 

    Saat ini sudah muncul antivirus paling aman telah didiskusikan dan telah dipilih

    untukmelihat pemenangnya silakan lihat cuplikan berikut yang kami kutip dari Detik News

    Yogyakarta – Dalam Seminar Hari Kesadaran Keamanan Informasi (HKKI) di Yogyakarta terungkap ‘antivirus’ yang disebut-sebut paling aman dari yang lain. Apakah itu?

    Ternyata, antivirus yang dimaksud bukan berbentuk piranti lunak. “Antivirus yang paling aman sebenarnya terletak pada diri sendiri, caranya jangan sembarangan membuka file asing, jangan mudah tergoda dengan file yang memiliki ‘nama-nama menggiurkan’ dan aktifkan folder options dengan benar,” ujar Aat Shadewa dari Inatradecentre dalam seminar yang diadakan Kamis (24/4/2008) dan Jumat (25/4/2008) di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

    Pada kesempatan itu, Aat pun membagi tips untuk menghalau program jahat yang menginfeksi dokumen digital. Khususnya, file berekstensi .DOC yang diinfeksi virus sehingga menjadi .EXE.

    Pengguna komputer, ujar Aat, tidak perlu takut karena ada program HEDIT (Hex Editor) yang menurutnya mampu mengubah file EXE menjadi DOC kembali. Sayangnya program ini belum beredar secara luas dan kebanyakan pengguna komputer mungkin tidak akrab dalam memanfaatkannya.

    Cara kerja program ini cukup sederhana. Pertama pengguna perlu membuka file berformat EXE dengan HEDIT, selanjutnya adalah mencari bagian yang terinfeksi. Aat mengatakan, biasanya bagian yang terinfeksi memiliki sandi 4D 5A 60. Bagian itu, ujarnya bisa dihapus sehingga muncul sandi DO CF 11 untuk file DOC.

     
  • pojokinet 11:49 am on April 21, 2008 Permalink | Balas  

    40% Orang Eropa Gaptek Internet ?? 

    sadBrussel – Selama ini, Eropa dikenal sebagai rumah dari negara-negara yang paling melek internet di dunia. Namun ternyata, sebuah data dari Komisi Eropa mengungkap fakta yang cukup mengejutkan. Banyak warga di negara Uni Eropa yang masih belum tersentuh internet.

    Seperti dikutip detikINET dari International Herald Tribune, Senin (21/4/2008), sebanyak 40 persen warga Uni Eropa dikatakan belum pernah sama sekali menyentuh dunia internet. Negara asalnya pun bermacam-macam.

    Sekitar dua per tiga warga Rumania, Bulgaria dan Yunani dilaporkan sama sekali asing dengan dunia online. Sementara di sisi lain, internet telah menjadi makanan sehari-hari bagi hampir semua warga Denmark dan Belanda.

    Terkait masalah ini, Komisi Eropa menyalahkan pemerintah-pemerintah di benua biru tersebut yang dinilai tidak cukup membuka pasar bagi persaingan luas, yang dapat menurunkan harga akses broadband sehingga lebih banyak orang berkesempatan menjelajah dunia maya.

    Tarif internet di negara-negara Eropa memang sangat beragam. Khusus di negara-negara Eropa Timur, tarif internet dikatakan lebih mahal ketimbang wilayah Eropa lainnya.

    Di Slovakia misalnya, konsumen harus membayar sedikitnya US$ 77 atau setara dengan Rp 708 ribu untuk akses broadband dengan kecepatan download 1 Megabit/detik. Sementara di Negara Kincir Angin Belanda, harga internet mulai dari US$ 22 atau sekitar Rp 202 ribu.

    Wach – wach ternayata disana gaptek juga ya ??? untung Indonesia gak kayak gitu betul gak ??

    Berita ini dikutip dari Detik.com

     
  • pojokinet 9:07 am on April 14, 2008 Permalink | Balas  

    Jatuh Saat Olahraga Koprol, Siswi SMP Fauziah Lumpuh 

    SJakarta – Saat mengikuti gerakan olahraga koprol (berguling ke depan), Fauziah Rahmah (14) jatuh. Siswi kelas II SMP Paramatra, Ciputat, Tangerang, akhirnya lumpuh.

    Fauziah mengikuti mata pelajaran olahraga di sekolahnya, SMP Paramatra, Jalan Jombang, Ciputat, Tangerang, pada Jumat 11 April 2008 pukul 11.00 WIB.

    Olahraga ini dipandu guru Masduki. Menurut Masduki, Fauziah gagal melakukan gerakan koprol.

    “Pas putaran pertama harusnya tubuhnya memutar full tetapi ternyata oleng dan jatuh ke kiri,” kata Masduki di sekolah itu, Senin (14/4/2008).

    Fauziah lalu diberi kesempatan untuk mencoba koprol lagi. “Kesempatan kedua dan ketiga akhirnya bisa koprol. Habis koprol tidak ada apa-apa, biasa saja normal. Tetapi setelah selesai dia mengaku pusing. Dia lalu minum di kantin dan jatuh pingsan,” papar Masduki.

    Fauziah lalu dibawa pulang ke rumahnya di Jalan Suka Damai RT 03 RW 04, Ciputat, Tangerang. Bukannya membaik, kondisi Fauziah justru semakin parah.

    Fauziah akhirnya dibawa ke RS Husada. “Hasil rontgen di RS Husada ada retak di bagian leher. Fauziah juga dibawa ke RS Fatmawati untuk cek ulang. Anehnya di RS Fatmawati tidak ada kelihatan retak-retak,” kata Wakil Kepala Sekolah bagian kesiswaaan, Hernowo.

    Fauziah kemudian dirawat di rumah. “Kami sudah menengok ke rumahnya. Kondisinya memprihatinkan. Seluruh tubuhnya tidak bisa digerakkan kecuali mata dan jari-jari tangan kirinya,” kata wali kelas Fauziah, Sri Handayani.

    Kepala Sekolah, Kusman, memastikan akan membantu biaya pengobatan. “Kalau untuk pengobatan kami  akan coba tanggung semampu kami,” ujar Kusman.

    Sumber detiknews

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal